Blog Informasi Ternak Domba Garut,Cara Beternak Domba,Komunitas Dan Produk Hilir Usaha Kambing Domba

Kamis, 18 Oktober 2012

Trend Kecantikan Placenta Domba

Bagi para pembaca yang pernah melihat langsung proses kelahiran anak domba, menjadi naluri keibuan sang induk untuk membersihkan cairan lendir dan sisa air ketuban yang menempel pada tubuh anak domba, selepas itu, dengan nalurinya pula di mana induk domba betina akan memakan plasenta yang menempel pada anak domba serta memberikan susu domba. Plasenta domba untuk bahan perawatan kecantikan wanita?  


 

Tampak gambar di atas ketika induk domba membersihkan bagian tubuh anak domba selepas melahirkan. Dalam siklus reproduksinya, domba Garut betina menjalani  fase kehamilan selama 5 bulan dan fase istirahat kawin selama 3 bulan, 1 ekor induk domba Garut betina memiliki rerata jumlah anak domba sebanyak 2 ekor per kelahiran. 


Tidak hanya berlaku pada hewan ternak domba saja, semua binatang yang termasuk dalam kelompok binatang menyusui atau mamalia pada dasarnya akan berperilaku seperti demikian, sang induk akan memakan plasenta pasca kelahiran, sapi, kelinci, kambing, rusa, kucing dan lainnya. Perilaku hewan mamalia dengan memakan plasenta pasca kelahiran dari ragam informasi yang ada adalah identik dengan naluri induk untuk memperlancar air susunya melalui stimulan insting menyusui yang dilakukan si anak terhadap puting induknya.   

Namun apa jadinya bila perilaku ini juga dilakukan oleh manusia yang memakan plasenta pasca melahirkan? Kemudian maraknya produk kecantikan dengan placenta domba sebagai bahan bakunya, produk Lotion Extract Placenta Domba misalnya, Sabun Susu Placenta Domba, Suplemen Plasenta Domba bahkan hingga metode kecantikan berupa Suntik Plasenta Domba dan Facial Plasenta Domba yang konon bisa membuat awet muda. Sheep Placenta, hal menarik untuk dibahas lebih lanjut tentunya. 

Sebagaimana informasi yang bersumber dari web kantor berita AFP/ANTARA, seorang ibu yang baru saja melahirkan bayi perempuannya di Shanghai Cina menjadikan plasenta sebagai bahan baku pembuatan Sup Plasenta yang menurutnya sangat bermanfaat untuk memulihkan energi pasca kelahiran. Placentophagy atau praktek memakan plasenta yang sudah dikenal sejak jaman kaisar pertama Cina Qin Shihuang, memakan plasenta diantaranya dipercaya sebagai pencegah depresi pasca kelahiran dan mencegah penuaan.

Tidak akan dibahas lebih lanjut mengenai pemanfaatan plasenta manusia sebagaimana yang dilakukan oleh Wang Lan nama wanita tersebut di atas di Shanghai Cina, ini dikarenakan Haram hukumnya bagi Kita yang beragama Islam, olehkarenanya sangat penting sedari sekarang khususnya bagi para wanita muslimah manakala bermaksud memakai produk kosmetika yang mengandung plasenta dengan mengetahui darimanakah asal plasenta tersebut berasal?   

Sebagaimana yang diketahui bilamana sumber plasenta bisa saja berasal dari manusia ataupun hewan seperti sapi, kambing, domba dan juga babi. Teliti label halalnya, gunakan produk kosmetika yang dibuat dari bahan alami dan aman bagi kulit tentunya. 

Plasenta domba sebagai bahan baku produk kosmetik dan perawatan kecantikan? Berita pada Banjarmasin.Tribunnews.com, sebagaimana yang dilakukan oleh mantan personil Spice Girls yang juga merupakan isteri dari seorang pemain sepakbola ternama Inggris David Beckham, ya, seorang Victoria Beckham demi menjaga kecantikannya di mana ia rela mengeluarkan uang hingga hampir 5 juta rupiah hanya sekedar untuk melakukan facial anti penuaan dini yang berbahan baku plasenta domba dan partikel emas sebagai pengganti metode injeksi botox atau suntik plasenta domba yang selama ini dilakukannya.

Tidak jauh berbeda dengan apa yang dilakukan pula oleh Simon Cowell yang dahulu seringkali Kita lihat penampilannya sebagai salah satu juri pada acara televisi American Idol, sebagaimana informasi yang didapat dari situs Mirror, agar selalu ingin terlihat muda, Simon pun melakukan cara yang sama sebagaimana yang dilakukan oleh Victoria dalam perawatan wajahnya yaitu dengan cara facial plasenta domba atau Sheep Placenta Facials, setidaknya untuk 1 kali treatment facial placenta domba yang biasa ia lakukan pada sebuah klinik perawatan wajah di Bevery Hills yang mana Simon harus merogoh koceknya sebesar 330  Pound sterling, termasuk juga selebritis ternama lainnya antara lain Jennifer Lopez dan Denise Richards

Jadi penasaran jika para selebriti dunia rela merogoh kocek hingga sedemikian besarnya untuk perawatan kecantikan baik tubuh ataupun wajah dengan ekstrak plasenta domba atau sheep placenta, kira-kira di Indonesia ada atau tidak ya produk perawatan kecantikan dengan bahan plasenta domba? Ataupun berasal dari hewan lainnya? 

Sekedar perbandingan dengan produk dari plasenta rusa yang memperlambat proses penuaan, PURTIER DEER PLACENTA IMPORT NEW ZEALAND, ekstrak plasenta rusa yang masih segar mengandung sel-sel induk hidup yang masih aktif dan penuh dengan energi. Ekstrak plasenta rusa yang telah dikenal sebagai zat ajaib untuk membantu melindungi, memperbaiki dan membalikkan proses penuaan.
 
Lalu apa yang sebenarnya menjadi keunggulan placenta domba hingga menjadikan para selebritis dunia ikut menggunakannya sebagai bagian perawatan wajah dan kecantikan? Menjadikan kulit putih dan selembut bulu domba? Kemudian apakah ini diperbolehkan oleh agama? Informasi yang didapat daripada web Republika, placenta adalah organ yang berbentuk vascular yang berkembang di dalam uterus selama kehamilan, plasenta merupakan penghubung antara kebutuhan janin calon bayi dengan ibunya, olehkarenanya placenta merupakan bahan yang kandungan nutrisinya sangat kaya. 

Placenta mengandung hormon yang dapat menstimulasi jaringan pertumbuhan yang kemudian diklaim mampu menghilangkan kerutan jika digunakan sebagai bahan kosmetik. Dalam bahan ini terdapat pula larutan amniotik dan kolagen. Plasenta untuk kosmetika dapat berasal dari hewan (mamalia) seperti sapi, kambing, babi, rusa dan juga domba. Lalu, bagaimana status penggunaan plasenta dalam kaidah Islam?

Bersumber daripada web Halal MUI, Rapat Pleno Komisi Fatwa MUI pada hari Rabu tanggal 20 bulan Juli tahun 2011, telah ditetapkan bahwa pemanfaatan plasenta hewan untuk produk kosmetik dan obat luar hukumnya halal. Namun penghalalan ini dengan catatan bahwa placenta yang digunakan berasal dari hewan yang halal, akan tetapi jika penggunaan plasenta berasal dari bangkai hewan halal untuk bahan kosmetik dan obat luar maka hukumnya adalah haram. Dimaksud dengan bangkai di sini adalah binatang yang mati tanpa disembelih atau disembelih dengan cara yang tidak sesuai dengan ketentuan syar’i. Adapun terkait penggunaan plasenta manusia, para ulama di Komisi Fatwa MUI telah sepakat di mana hukumnya adalah haram dengan kaidah yang tegas. 


Masih penasaran dengan produk kecantikan dari bahan plasenta domba? Gambar di atas adalah contoh produk kecantikan yang terbuat dari bahan ekstrak plasenta domba pada Paket PLATINUM body lotion susu domba whitening ’SORWA’, terdiri dari Lotion day whitening 140ml, Lotion night whitening 140ml dan Whitening soap 50gr. dibuat dari 90% susu domba dan ekstrak bubuk mutiara yang bermanfaat untuk memutihkan dan mencerahkan kulit termasuk melindungi kulit yang sensitif. Mengandung ekstrak plasenta domba, sheep placenta dan lanoline untuk menghilangkan kerutan dan mencegah penuaan dini. Collagen oil protein alami dari domba yang berfungsi menjaga elastisitas kulit, juga manfaat tekstur ekstrak bubuk mutiara yang dapat memutihkan kulit.
Bersumber daripada web VOA-Islam, hasil penelitian daripada Universitas Bristol dan St. Andrews, menjadikan kulit dan wajah agar lebih terlihat segar dan menarik adalah sangat sederhana sebenarnya yaitu dengan memakan secara rutin sayur dan buah-buahan yang berwarna terang seperti wortel salah satunya. Tidak lain ini dikarenakan menurut Genius Beauty, pada buah dan sayuran berwarna terkandung pigmen kuning yang disebut karotenoid di mana memberi efek rona kekuningan pada kulit. Pancaran kuning keemasan di kulit kerap diasosiasikan sebagai tanda bahwa seseorang dalam kondisi sehat yang kemudian membuat tampilan seseorang lebih menarik. Semoga dapat bermanfaat.

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar

Saran, Kritikan dan Masukan Anda diperlukan untuk Kemajuan Usaha Ternak Indonesia