SEMARAK DFK VD

SEMARAK DFK VD
Silahkan KLIK Gambar Di Atas
MITRA USAHA& PENYEDIA KEBUTUHAN TERNAK ANDA
Sarana Informasi Resmi PT. Villa Domba Niaga Indonesia, SMS HP. 0815.941.3826/0856.779.8001, Email. agusramadas@yahoo.co.id, Salam Petani& Peternak Indonesia!

Rabu, 22 September 2010

REJEKI DARI DESA

Bisnis penggemukkan domba tanpa modal bersama petani desa? Apa iya bisa? Jawabannya kenapa tidak! Mari Kita lihat di sekeliling Kita, dimulai dari lingkungan tetangga dekat Kita, berapa banyak jumlah ekor domba yang dibutuhkan setiap pelaksanaan ibadah qurban di komplek perumahan Kita? Atau mungkin teman-teman di kantor Kita yang berniat untuk berqurban domba? Lalu bagaimana caranya?


Apabila seorang peternak dapat mengemas dengan baik suatu program yang dinamakan tabungan qurban misalnya, 1 ekor domba dihargakan Rp. 1.500.000,-, bilamana ada 100 warga yang ikut serta dan berpartisipasi pada program ini di suatu komplek perumahan, itu artinya potensi dana masyarakat yang terkumpul bisa mencapai Rp. 150.000.000,-. Seorang peternak dapat memberikan kemudahan bagi warga yang berniat membeli domba qurban dengan cara pembayaran dicicil tiap bulannya selama jangka waktu 1 tahun. Sepanjang pengalaman Villa Domba dalam bermitra bersama petani desa, 1 orang petani desa bisa mendapatkan keuntungan bagi hasil rata-rata sebesar 400 ribuan dari 1 ekor domba selama 1 tahun, dengan kemampuan petani memelihara antara 5 hingga 10 ekor domba maka setidaknya 2 juta rupiah akan menjadi potensi pendapatan ekonomi desa. Nah bila 100 ekor domba dalam suatu desa? Atau kenapa tidak 1000 ekor domba? Sejahteralah Petani dan Peternak Indonesia! Tidak hanya sekedar qurban, bisa saja program tabungan diterapkan dalam pengadaan domba aqiqah, ataupun peternak berencana melakukan inovasi usaha kuliner dari produksi domba yang digemukkan. Di sini pun Kita belum berhitung berapa ton pupuk yang bisa didapat dari ternak domba dan akan sangat bermanfaat untuk pembangunan pertanian desa?







Pastinya penggemukkan domba bermitra dengan petani desa adalah minim biaya, saling berbagi tugas untuk mencari pasar bagi Kita yang di kota, menyediakan lahan ataupun pembuatan kandang bagi petani di desa, hanya saja memang perlu ditetapkan aturan main yang disepakati bersama antara pemilik ternak dan petani desa sebagai mitra pemelihara dalam bentuk kerjasama bagi hasil yang saling menguntungkan. Paling penting yaitu pembagian resiko tugas dan tanggungjawab antara pemilik ternak dan mitra pemelihara yang tertuang dalam bentuk tertulis, karena tetap pada bagian akhir dari kerjasama yang terjalin nanti harapannya ialah produksi ternak berkualitas untuk kepuasan pelanggan.


Menjalin kerjasama dengan lembaga keuangan sebagai pihak penghimpun dana qurban dari masyarakat dalam bentuk tabungan tiap bulannya? Terobosan pasar yang harus dtunjang terlebih dahulu sektor produksi yang kuat tentunya! Kendala sektor usaha penggemukkan domba di Indonesia saat ini adalah sulitnya mencari bibit atau bakalan ternak yang berkualitas, kesalahan dalam membeli bibit domba yang akan digemukkan ataupun kekeliruan dalam pedoman teknik pemeliharaan bisa berakibat fatal berupa kekecewaan pelanggan manakala berat ternak domba yang dijanjikan tidak tercapai target. Cara paling aman ialah menciptakan lumbung produksi ternak sendiri yang juga dengan tetap berbasis kemitraan. Olehkarenanya penting untuk diketahui bagaimana cara seleksi bibit domba penggemukkan yang tepat ditunjang pedoman teknik pemeliharaannya. Indahnya Nusantara, Salam Bangga menjadi Petani dan Peternak Indonesia!

0 komentar: