Villa Domba Siap Melayani Kebutuhan Domba Qurban Anda! Hubungi Email agusramadas@yahoo.co.id

Kamis, 28 Mei 2009

Pupuk Organik&Pohon Industri Ternak

Toko Buku Online



Tengah membuka file-file lama di mana menemukan sebuah presentasi menarik saat penulis mengikuti Talk Show Sosialisasi Pengembangan Agribisnis Domba di Dinas Peternakan Provinsi Jawa Barat pada tahun 2008 lalu. Pohon industri kambing domba yang tidak hanya saja dapat dimanfaatkan daging, susu dan kulitnya bahkan termasuk limbah kotoran ternak yaitu Urine dan Feces sebagai bahan baku pupuk organik. Semoga dapat memberikan manfaat, Salam Peternak!



Indonesia Ekspor Pupuk Cair
http://matanews.com/2009/05/16/indonesia-ekspor-pupuk-cair/
Pupuk organik cair produk lokal asal Surabaya mampu menembus pasar China, permintaan dari pasar itu kini mengalami peningkatan signifikan, Meski beberapa komoditas produksi Indonesia, seperti tekstil dan sepatu hingga batik mengalami gempuran dari produk China yang berharga lebih murah. “Ternyata masih banyak celah bagi produk lokal menembus pasar dunia dan domestik,” kata Wali Kota Surabaya, Bambang DH, di Surabaya, Sabtu. Menurut dia, permintaan pupuk organik cair dari perusahaan pemasaran yang berkantor pusat di Guangzhou China tahun ini mencapai 60 kontainer perbulan. “Namun, saat memulai memasarkan di pasar China perusahaan yang berlokasi di Jalan Rungkut Industri hanya mengirimkan satu kontainer perbulan,” ujarnya.


Pabrik Pupuk Organik Segera Dibangun
http://www.sripoku.com/view/12123/Pabrik-Pupuk-Organik-Segera-Dibangun
PALEMBANG, SRIPO—Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) bekerjasama dengan PT Pupuk Kujang dan CV Rindo Organik akan membangun pabrik pupuk organik di Desa Gasing. Pabrik yang menempati tanah seluas 16 hektar ini akan memproduksi pupuk organik 30 ton per hari. Demikian dikatakan Ketua Dekopin Sumsel Hj Munajiah, SE ditemui usai acara sosialisasi pupuk organik di hotel Home Inn, Rabu (20/5). Menurutnya, PT Pupuk Kujang akan menunjuk mitra yakni CV Rindo Organik untuk membangun pabrik pupuk dengan investasi berkisar Rp 3 miliar. “Hari ini (kemarin) selesai rapat, kami akan ke lapangan untuk melihat lokasi pabrik di Gasing. Kita tidak mempunyai investor tapi mitra kerja,” ungkap Munajiah.
Petrogres ajak IKM bangun pabrik

http://www.petrokimia-gresik.com/NewsDetail.asp?NewsID=4532
JAKARTA: PT Petrokimia Gresik (Petrogres) menawarkan kemitraan kepada industri kecil dan menengah (IKM) untuk membangun sejumlah pabrik pupuk organik, dengan merek Petroganik. "Berapa pun pengusaha yang berminat membangun pabrik pupuk organik kami siap mendukung. Hal yang terpenting di sini adalah jaminan ketersediaan pasokan listrik dan bahan baku berupa kotoran ternak," ujar Direktur Pemasaran PT Petrogres Bambang Tjahjono, kemarin. Menurut dia, sebagai pemilik merek pupuk Petroganik dan penyedia teknologi produksi, dalam kerja sama tersebut Petrogres juga berperan sebagai pembeli. "Berapa pun pupuk yang dihasilkan pasti akan kami serap semua." Dia mengatakan mitra usaha harus menyediakan dana investasi Rp1,2 miliar, belum termasuk bangunan dan tanah untuk pembangunan pabrik dengan luas minimal 6.000 m3. Selain itu, perusahaan mitra harus berbentuk badan usaha bukan perorangan. Menurut dia, pengembangan pabrik pupuk organik melalui sistem lisensi produksi itu akan menambah kapasitas produksi pupuk organik nasional, untuk memenuhi permintaan pasar yang kian meningkat.



“Dan Kami hamparkan bumi, Kami jadikan pada bumi tersebut gunung-gunung, dan Kami tumbuhkan segala sesuatunya (di bumi) dengan menjaga keseimbangan (ekosistemnya) agar bumi ini kami jadikan sebagai sumber rezeki bagi kamu (manusia) dan bagi mahluk lain yang rezekinya bukan urusan kamu” (QS.Al-Hijr :19-20).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Saran, Kritikan dan Masukan Anda diperlukan untuk Kemajuan Usaha Ternak Indonesia