SEMARAK DFK VD

SEMARAK DFK VD
Silahkan KLIK Gambar Di Atas
MITRA USAHA& PENYEDIA KEBUTUHAN TERNAK ANDA
Sarana Informasi Resmi PT. Villa Domba Niaga Indonesia, SMS HP. 0815.941.3826/0856.779.8001, Email. agusramadas@yahoo.co.id, Salam Petani& Peternak Indonesia!

Senin, 26 Januari 2009

PROFESI PETERNAK

Peternak, Bukanlah Profesi Hina! “Semua Nabi pernah menggembala kambing”, kata Rasulullah saw. dalam suatu perbincangan dengan para Sahabat. Seorang Sahabat bertanya, “Engkau sendiri bagaimana, ya Rasul?”. “Aku sendiri pernah menggembala kambing,” jawab Nabi. Dialog singkat tersebut mengisyaratkan bahwa menjadi peternak atau penggembala ternak adalah profesi yang pernah dilakoni oleh para nabi. Peternak bukanlah profesi hina. Bahkan, banyak penulis sirrah Nabi menjelaskan bahwa ketika berusia muda, Beliau saw. adalah seorang penggembala kambing yang mahir dan sukses. Beberapa riwayat menjelaskan, Nabi yang mulia itu sering memerah susu domba piaraannya untuk konsumsi keluarga beliau. Ingatlah pula kisah Nabi Musa a.s yang menjadi pengembala sapi selama 8 tahun lamanya, sebagai mahar ketika Musa menikahi anak perempuan Nabi Syuaib. Menjadi peternak sapi selama 8 tahun tentu bukanlah waktu yang singkat, namun itu yang dilakoni Nabi Musa. Ikhlas menjadi peternak. Bahkan, profesi pengembala ternak telah tercatat dalam sejarah sejak Nabi Adam a.s. Ingatlah, ketika Allah SWT. memerintahkan kepada dua anak lelaki Nabi Adam, Habil dan Qabil untukm berkurban, dalam menentukan siapa yang lebih berhak kawin dengan Iklima (anak gadis Nabi Adam yang cantik) dan Labuda (anak gadis Nabi Adam yang kurang cantik). Sejarah mencatat, Habil mempersembahkan seekor domba yang sehat dan gemuk, sedangkan Qabil hanya mempersembahkan hasil pertanian yang tidak baik. Kurban Habil diterima Oleh Allah SWT. Berkurban dengan seekor domba.



Ingatlah pula sebuah hadis Nabi yang diriwayatkan oleh Abu Daud dan Nasai: “Sesungguhnya Tuhanmu kagum pada seorang pengembala kambing”. Menjadi pengembala kambing mungkin profesi biasa yang biasa di mata kita, bukan pekerjaan yang istimewa. Tapi dimata Allah, si pengembala kambing itu adalah istimewa. Ia membuat Allah terkagum-kagum. “Alkisah, seorang pengembala, di padang lapang, sunyi, tak berpenduduk, tak berpenghuni. Sendirian, ia hanya bersama kambing-kambingnya. Sepintas tidak ada yang istimewa dari si pengembala itu. Tapi pengembala itu telah membuat kagum Tuhannya. Dengan apa? Bila waktu sahalat tiba, di padang lapang itu, ia berdiri mengumandangkan adzan sendiri, lalu shalat sendirian. Setelah melakukan shalat, Allah swt. berfirman: “Lihatlah hambaKu ini, ia adzan, lalu mendirikan shalat. Ia takut kepada-Ku. Aku telah mengampuninya dan Aku masukkan ia ke dalam surga”. (Dikutip dalam Majalah Tarbawi, Juni 2006). Allahu Akbar.


KLIK Artikel Lengkapnya melalui Web: http://wah1d.wordpress.com/2008/09/06/hewan-ternak-peternakan-domba-religiug-islam-agama-islam-hadis-alquran: “Negara yang kaya dengan ternak tidak akan pemah miskin, dan negara yang miskin dengan ternak tidak akan pernah kaya.” (Campbell dan Lasley, 1985). Salam Peternak& Majulah Usaha Ternak Indonesia!

0 komentar: