Blog Informasi Ternak Domba Garut,Cara Beternak Domba,Komunitas Dan Produk Hilir Usaha Kambing Domba

Kamis, 26 Juni 2008

TENTANG KALIANDRA

Semoga informasi berikut dapat berguna tentang pemanfaatan daun pohon kaliandra sebagai sumber pakan alternatif hewan ternak domba. Tanaman pohon Kaliandra yang dikenal sebagai leguminosa pohon atau semak yang memiliki beberapa spesies, satu diantaranya yang paling banyak dikenal adalah jenis pohon kaliandra bunga merah (Calliandra calothyrsus). 


Tanaman pohon Kaliandra dapat beradaptasi pada berbagai jenis tanah asam, ketinggian tempat diatas 1700 m dpl dengan curah hujan yang tinggi antara 2000-2400 mm/tahun. Pemberian daun pohon kaliandra sebagai pakan ternak telah banyak dilakukan oleh para petani yang biasanya berada di areal kawasan kehutanan dan perkebunan. Peternak domba terbiasa memberikan daun pohon kaliandra dalam bentuk segar karena lebih disukai ternak, namun pemberian daun pohon kaliandra pada ternak domba sebaiknya dilayukan dahulu untuk menurunkan kadar tanin yang dikandungnya.  

Daun pohon Kaliandra diketahui mengandung protein yang sangat baik bagi jenis ternak ruminansia, pada pohon Kaliandra terkandung 20-25% protein kasar yang sangat bermanfaat bagi peningkatan produktivitas hewan ternak. Selain dimanfaatkan sebagai sumber pakan hijauan bagi hewan ternak domba, pohon Kaliandra juga banyak dimanfaatkan sebagai kayu bakar, produksi lebah madu dan penghijauan pada konservasi lahan marginal. Kebanyakan tanaman pohon kaliandra dimanfaatkan sebagai tanaman untuk konservasi tanah marginal seperti tepi sungai, hutan, jalan, atau daerah lahan kritis yang ditumbuhi alang-alang. 

 
Bersumber dari situs Foresty Information, artikel yang ditulis oleh Suwandi, tanaman pohon Kaliandra aslinya adalah berasal dari wilayah Meksiko pada suatu kawasan di Amerika Tengah, tanaman pohon Kaliandra masuk ke pulau Jawa melalui Guatemala sekitar tahun 1936. Di era pembangunan Soeharto tahun 1974, program pemerintah terkait penanaman pohon Kaliandra dilakukan oleh Perum Perhutani dengan membagikan benih biji Kaliandra secara gratis kepada masyarakat desa yang tinggal di sekitar hutan untuk disebar. Saat ini di mana benih pohon kalindra khususnya pohon kaliandra merah adalah mudah didapat dan telah dijual pada banyak toko benih online.Penanaman pohon kaliandra memang hanya bisa dari benih dan tidak bisa dilakukan dengan cara stek.

Peluang bisnis kayu pohon Kaliandra, artikel menarik bersumber dari situs Bebeja.com yang ditulis oleh Ir. Karjono seorang Konsultan Agribisnis di Jakarta, penanaman sebanyak 5,000 pohon Kaliandra Merah yang sudah bisa dipanen hasil kayunya setelah satu tahun ditanam pada luasan lahan 1 hektar ternyata dapat memberikan keuntungan. Pernahkah pembaca mengetahui tentang madu hutan pohon Kaliandra? Madu hutan pohon kaliandra tidak lain adalah madu yang dihasilkan dari ternak lebah yang hidup di area sekitar hutan pohon Kaliandra. Bahkan di Uganda, penanaman pohon kaliandra yang awalnya hanya sekedar untuk penghijauan dan sumber pakan ternak ternyata terbukti dapat meningkatkan produksi madu di negara tersebut. 

http://tokoone.com/madu-asli-dari-lebah-liar-berkhasiat-obat-madu-hutan-murni-tanpa-pengawet-dan-tanpa-campuran-gula/?affid=4508

Tidak hanya sebatas pemanfaatannya sebagai sumber pakan hijauan bagi ternak domba, bahan kayu bakar dan peningkatan produksi lebah madu, workshop internasional tentang pohon Kaliandra menyebutkan penelitian terhadap batang pohon Kaliandra yang dikeringkan adalah dapat dijadikan pakan ayam pedaging berbentuk tepung, kemudian penelitian terhadap batang pohon Kaliandra untuk lembaran industri rokok, pabrik kertas dan juga mebel. 
http://tokoone.com/madu-asli-dari-lebah-liar-berkhasiat-obat-madu-hutan-murni-tanpa-pengawet-dan-tanpa-campuran-gula/?affid=4508  
Menelusur situs TokoOne.com, Madu Hutan Asli Alwadey, madu hutan adalah berbeda dengan madu ternak lebah, petani madu hutan tidak menggunakan kotak lebah yang lazimnya digunakan oleh peternak lebah madu. Madu hutan dihasilkan dari lebah yang hidup di kawasan hutan yang mengolah nektar dari beragam tumbuhan dan bunga yang ada di hutan tersebut. Madu hutan sarat akan khasiat dan manfaat sebagaimana susu kambing dan juga domba, mulai dari meningkatkan daya tahan stamina tubuh, menormalkan tekanan darah, memperbaiki sistem pencernaan tubuh, membantu proses penyerapan kalsium, mempercepat penyembuhan kanker, memperbaiki fungsi ginjal yang rusak, mengobati asam urat dan reumatik, penyembuhan luka bakar, meningkatkan gairah seksual hingga perawatan kecantikan kulit wanita. Madu hutan dikenal antibiotik alami bagi tubuh manusia.

1 komentar :

  1. untuk adudomba.com: saya pernah liat adu domba di arcamanik! menarik sekali. di bandung utara daerah ikip juga ada adu domba regular. saran saya: event ini bisa dijual kewisatawan. kontak hotel2 di bdg saja.

    BalasHapus

Saran, Kritikan dan Masukan Anda diperlukan untuk Kemajuan Usaha Ternak Indonesia