“…Dan tolong menolonglah kalian dalam kebaikan dan takwa dan janganlah kalian tolong menolong dalam perbuatan dosa dan permusuhan. Bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksaan-Nya“. (QS. Al-Ma’idah:2)
”Dan sesungguhnya pada binatang-binatang ternak, benar-benar terdapat pelajaran yang penting bagi kamu, Kami memberi minum kamu dari air susu yang ada dalam perutnya, dan (juga) pada binatang-binatang ternak itu terdapat faedah yang banyak untuk kamu, dan sebagian daripadanya kamu makan, dan di atas punggung binatang-binatang ternak itu dan (juga) di atas perahu-perahu kamu diangkut”. (QS. Al Mu'minuun, 23:21-22)
Alhamdullilah, dapat berlangsung dengan lancar pada akhirnya dan diberikan kemudahan oleh Allah SWT terkait kegiatan pelaksanaan baksos tabungan qurban yang mana digagas oleh salah seorang koordinator penabung belum lama ini di lokasi perkebunan dan peternakan yang Kami miliki. Pertemuan silaturahmi yang melibatkan beberapa penabung qurban, koordinator penabung dan manajemen perusahaan Kami yang diberikan amanah sebagai operator kemitraan oleh para penabung, tidak ketinggalan pastinya kehadiran para pembina kelompok kemitraan dan beberapa petani desa sebagai bagian ujung tombak perusahaan Kami di sektor produksi dan pembesaran ternak serta ada pula sahabat muda jurusan Manajemen Agribisnis IPB yang berkenan membantu jalannya kelancaran acara. “Sudah saatnya pemasaran produksi hasil ternak dikemas dalam suatu tampilan yang baru, berbeda dibandingkan yang lainnya dengan tetap mengutamakan kepuasaan pelanggan sebagai tujuan utama, pondasi utamanya tetap Kemitraan!” demikian kalimat pembuka yang disampaikan oleh pak Suhadi Sukama selaku Sang Penggagas Villa Domba.

Alirkan Rejeki Kota untuk Membangun Desa! Apabila kebutuhan hewan qurban pada setiap perayaan Idul Adha dapat dikemas dengan baik menjadi suatu program yang dinamakan Tabungan Domba Qurban, 1 ekor domba dihargakan Rp. 1.500.000,-, selanjutnya diberikan kemudahan bagi konsumen yang berniat berqurban domba dengan cara pembayaran dicicil tiap bulannya selama jangka waktu 12 bulan, apabila ada 100 orang warga yang ikut serta pada suatu komplek perumahan? Maka itu artinya potensi dana masyarakat yang terkumpul bisa mencapai Rp. 150.000.000,- untuk beralih ke desa! Sepanjang pengalaman perusahaan Kami dalam bermitra bersama petani desa, 1 orang petani desa bisa mendapatkan keuntungan bagi hasil rata-rata sebesar 400 ribuan dari 1 ekor domba selama 1 siklus usaha penggemukkan domba, dengan kemampuan petani memelihara antara 5 hingga 10 ekor domba maka setidaknya 2 juta rupiah akan menjadi potensi pendapatan ekonomi warga desa. Nah apabila ada 100 ekor domba? Atau kenapa tidak 1000 ekor domba? Ini belum terhitung potensi pupuk kandang yang bisa dihasilkan dari kotoran ternak domba! Sejahteralah Petani dan Peternak Indonesia!

”Jadi Bapak sudah membina berapa petani desa saat ini bersama Villa Domba?” tanya salah seorang koordinator penabung kepada seorang pembina kelompok ternak yang hadir saat pertemuan silaturahmi dan pembagian paket bakti sosial berupa pakaian, peralatan tulis dan sembako dari para penabung qurban untuk petani desa. ”Alhamdullilah pak, kalau ditotal jumlah ternaknya sudah lebih dari 200 ekor bersama petani desa untuk pembibitan dan penggemukkan! Targetnya sih ingin sampai 500 ekor ternak!” ucap pak Edi si pembina kelompok dimaksud dengan penuh rasa bangga, ”Harus merata atuh distribusi ternaknya agar semua mitra tiap wilayah dapat kebagian rejeki kota.” ucap penulis. Tampak gambar di atas adalah pak Edi bersama kang Alam dan sahabat muda jurusan Manajemen Agribisnis IPB yang tengah melakukan cross check data petani plasma sebagai penerima paket bakti sosial tq.
Mari Kita alirkan rejeki Kita di kota untuk membangun desa! Pastinya penggemukkan domba bermitra dengan petani desa Insya Allah akan memiliki nilai ekonomi luar biasa, saling berbagi tugas antara yang di kota dan yang di desa, hanya saja memang perlu ditetapkan aturan main yang disepakati bersama dalam bentuk kerjasama bagi hasil yang saling menguntungkan. Paling penting yaitu pembagian resiko, tugas, dan tanggungjawab yang tertuang dalam bentuk tertulis karena tetap pada bagian akhir dari kerjasama yang terjalin nanti harapannya ialah produksi ternak berkualitas untuk kepuasan pelanggan. Membeli ternak qurban disaat akhir menjelang pelaksanaan pemotongan pada perayaan Idul Adha sejujurnya adalah hanya sedikit memberikan keuntungan bagi peternak, pastinya juga ini menyia-nyiakan potensi ekonomi umat yang sebenarnya bisa dibangun di setiap perayaannya. Dari Umat, Oleh Umat dan Untuk Umat! Salam Bangga menjadi Petani dan Peternak Indonesia!